KEDERMAWANAN KHALIFAH UTSMAN BIN AFFAN
Halo para pembaca berbagai cerita gimana kabarnya semoga sehat dan dalam keadaan baik-baik saja dan segala aktivitas kita berjalan dengan lancar. pada kesempatan kali ini saya ingin membagikan sebuah cerita, tentang kedermawanan Khalfah Utsman Bin Affan yang lebih memilih Janji Allah SWT dari pada keuntungn dunia. yang nantinya bisa kita jadikan contoh dala kehidupan kita sehari - hari. langsung saja para pembaca berbagai cerita disimak cerita dibawah ini :
Kisah ini terjadi pada zaman pemerintahan khalifah Abu Bakar
Ash shiddiq Ra. Kala itu kota madinah mengalami paceklik. Hujan cukup lama
tidak turun. Pepohonan layu tanpa buah bahan makanan sangat langka pasar sepi, sebagian
orang mulai kelaparan.
Tatkala paceklik sampai pada puncaknya, orang-orang
mendatangi Khalifah Abu Bakar ra. Mereka mengadukan penderitaan mereka “ Wahai
khalifah penerus risalah Rasulullah SAW, langit tidak menurunkan hujan, bumi
tidak menumbuhkan bahan makanan manusia sedang menuju kebinasaan. Jalan keluar
apa yang engkau berikan, “khalifah Abu Bakar ra menjawab, “tenaglah dan
bersbarlah serta kembalilah kerumah masing-masing".
Usman Bin Affan Ra, memiliki kafilah dagangan yang sedang
datang dari syam dan besok, insya Allah akan sampai dimadina. Benar apa yang
dikatakan kafilah Abu Bakar ra. Keesokan harinya kafilah dagangan utsman Bin
Affan sampai. Kafilah itu terdiri dari seribu unta yang membawa bahan makanan
yang melimpah ruah. Gandum, minyak zaitun, zabib dan lain sebagainya.
Semuanya langsung ditata di dalam gudang milik Utsman Bin
Affan ra. Penduduk madinah menyambutnya dengan hati gembira. Para pedagang dan
tengkulak langsung menyerbu Utsman Bin
Affan ra. “Apa yang kalian inginkan..? Tanya Utsman Bin Affan ra.
Juallah barang dagangan yang engkau bawa dari Syam itu
kepada kami”
Kamu tentu tahu orang-orang memerlukannya jawab seorang
pedagang mewakili teman-temannya. “Dengan senang hati berapa keuntungan yang
akan kau berikan kepadaku? Tanya Utsman ra, “ YA dua atau tiga dirham” jawab
para pedagang . bisakah kalian menambahnya?
“ Baik empat dirham bagaimana? Bisakah ditambah lagi…? Lima Dirham…!!
Ahhh masih kurang, bisa ditambah lagi? Desak Ustman Bin Affan ra.
“Dimadinah
ini tidak ada pedagang selain kami. Dan kamilah orang yang datang kepadamu,
taka da yang mendahului kami, Siapa yang akan memberikan keuntungan yang lebih
besar dari kami….? Kata seorang pedagang
dengan nada jengkel. Utsman ra. Menjawab dengan tenang, Allah SWT memberiku
keuntungan sepuluh dirham setiap satu dirham. Apakah kalian berani lebih dari
sepuluh Dirham…? Tidak….!!! Jawab para pedagang dengan spontan. “Kalau begitu,
saksikanlah aku bersaksi kepada Allah SWT bahwa aku menyedekahkan semua barang
dagangan dan makanan yang aku bawa dari syam kepada seluruh pakir miskin dan
penduduk Madinah yang membutuhkan.
Ini semua aku Shodaqohkan karena Allah SWT semata, “Ucap
Utsman Bin Affan ra. Dengan mantap, Subhanallah, Utsman Bin Affan lebih
mencintai apa yang dijanjikan Allah SWT daripada keuntungan duniawi yang hanya
sementara.
Demikianlah ulasan cerita kali ini mari sama-sama kita
mendo’akan Utsman Bin Affan agar Allah memberikan rahmat dan keridhoanNYA
kepada Utsman ra, serta kita bisa mencontoh kedermawanan beliau aminnn.
No comments:
Post a Comment
Berkomentarlah yang relavan dan sesuai dengan isi artikel